Lilin Kecil

Yaa Rabb…
terima kasih Kau telah memberiku lilin kecil ini

dengannya kini…
Kau terangi jalanku yang tlah lama gelap
Kau hangatkan hatiku yang tlah lama beku

dengannya kini…
aku bisa belajar mengeja ayat-ayat_Mu,
meski dalam remang…

Yaa Rabb…
Meski lilin ini kadang redup sinarnya
tak jarang goyah tertiup angin nyalanya
jangan pernah kau biarkan padam cahayanya
karena aku kan tiada lagi bisa belajar mengenal_Mu
bila lilin kecil ini padam…

Yaa Rabb…
andaikan aku kelak tak mampu
memelihara lilin kecil ini agar menjadi pelita yang lebih terang
Maka, ampunilah aku…
maafkanlah aku…

Yaa Rabb…
jagalah sinarnya
agar aku slalu bisa, merasakan kehadiran_Mu…

3 Tanggapan

  1. anan

    oh ye???
    bisalah…
    bukan lilin2 kecil itu yg menerangi hatimu…
    tapi cahya-NYA.

    knp harus lilin sich??

    kan ada bulan,bintang atau matahari sekalian….

    Lampu juga banyak…

    Oktober 11, 2008 pukul 5:24 pm

  2. yah….
    kalo pakai yang lain tersebut diatas jadi gak bisa puitis dunkz susunan bahasanya…
    coba deh diganti… :-)

    Oktober 22, 2008 pukul 4:52 pm

  3. aslkm,,
    ehm222
    bisa puitiz jg yaw;)

    Desember 20, 2008 pukul 8:18 am

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.